April 24, 2013

CORRESPONDING, ALTERNATE AND INTERIOR ANGLES

CORRESPONDING, ALTERNATE AND INTERIOR ANGLES

Corresponding angles are congruent angles that facing same side of the same transversal line. (a and b are corresponding angles, c and d are corresponding angles)


Alternate angles are congruent angles on different sides of the same transversal line. (k and l are interior alternate angles, m and n are exterior alternate angles)


Interior angles are angles that facing each other of the same transversal line. (p and q are interior angles, r and s are interior angles)
Exercise
From the diagram below, list
a) three pairs of corresponding angles;
b) three pairs of alternate angles;
c) three pairs of interior angles;

April 10, 2013

CARA MEMFAKTORKAN EKSPRESI ALJABAR

CARA MEMFAKTORKAN EKSPRESI ALJABAR


Sebelum memfaktorkan ekspresi aljabar , harus diketahui dahulu apa itu faktor bersama atau pembagi bersama, atau faktor persekutuan. Misalnya angka 6 dan 8,
8 = 2.4
6 = 2.3,
maka 6 dan 8 mempunyai faktor persekutuan yaitu 2, artinya kedua angka tersebut dapat dibagi oleh 2.
Misalnya lagi 16 dan 20,
24 = 2.2.6 = 4.6 = 24
20 = 2.2.5 = 4.5 = 20,
maka 16 dan 20 mempunyai faktor persekutuan yaitu 4.

Nah, sekarang apabila yang akan difaktorkan dalam bentuk ekspresi ajabar, misalnya xy + xz. Kedua suku pada ekspresi tersebut mempunyai faktor persekutuan yaitu x. Maka,

    xy + xz
= x(y + z).

Contoh kedua, faktorkanlah 2xy + 6xz.
Apabila diuraikan ekspresinya menjadi,

2xy + 3.2xz

Sehingga, kedua suku mempunyai faktor persekutuan yaitu 2x. Maka,

    2xy + 3.2xz
= 2x (y + 3z)

April 8, 2013

BEBERAPA ANIMASI MATEMATIKA YANG SAYA BUAT



Beberapa animasi matematika yang saya buat, antara lain:

1. Animasi matematika tentang pohon faktor.

Copy and paste factor tree animation code below into your blog/site:


2. Animasi matematika tentang aljabar dengan gambar buah.
Copy and paste algebra fruit animation code below into your blog/site:


April 5, 2013

PEMBUKTIAN RUMUS PYTHAGORAS

PEMBUKTIAN RUMUS PYTHAGORAS


Teorema Pythagoras menyatakan bahwa pada suatu segitiga siku-siku, luas persegi pada sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah luas persegi pada pada sisi-sisi siku-siku lainnya.

Pada setiap segitiga siku-siku, sisi-sisinya terdiri atas sisi miring (hipotenusa) dan sisi-sisi siku-siku, seperti pada gambar 1.

Coba lihat pada gambar 2, luas persegi pada sisi a sama dengan 9, luas persegi pada sisi b sama dengan 16 dan luas persegi pada sisi c sama dengan 25. Jadi,



Kemudian lihat pada gambar 3, luas persegi pada sisi a sama dengan 25, luas persegi pada sisi b sama dengan 16 dan luas persegi pada sisi c sama dengan 41. Jadi,

Maka kesimpulannya, pada setiap segitiga siku-siku, luas persegi pada sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah luas persegi pada pada sisi-sisi siku-siku lainnya.